Tampilkan postingan dengan label News. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label News. Tampilkan semua postingan

Rabu, 01 Juni 2011

Radius 1 Km dari Kawah Timbang Nantinya Akan Dikosongkan




REPUBLIKA.CO.ID,  BANJARNEGARA - Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Bibit Waluyo mmenyatakan ancaman gas CO2 yang dikeluarkan Kawah Timbang sangat berbahaya karena tidak berwarna, tidak bau, dan tidak kelihatan.
Oleh karena itu, kata dia, warga Dusun Simbar dan Serang, Desa Sumberejo, Kecamatan Batur, yang berada di pengungsian diimbau untuk tidak buru-buru pulang.
Kelak jika sudah aman, kata dia, wilayah dalam radius satu kilometer (zona bahaya Kawah Timbang, red) tersebut diharapkan tetap dikosongkan karena sangat berbahaya.
Bibit mengatakan, warga secara sadar diharapkan merelokasi diri dengan tidak menghuni lagi wilayah berbahaya tersebut.
"Kalau ini sudah selesai, tolong, saudaraku berangsur-angsur pindah mencari tempat lain untuk menyelamatkan keluarga kita dari ancaman itu. Nah, tanahnya, pekarangannya, bisa digunakan untuk budi daya sendiri, tetapi tidak usah untuk perumahan," kata dia menegaskan.
Disinggung mengenai bantuan bagi petani kentang yang mengalami kerugian, dia meminta untuk tidak terburu-buru membicarakannya karena yang terpenting saat ini adalah menyelamatkan masyarakat.
Menurut dia, hal itu akan dibantu setelah bencana alam ini berakhir.
Terkait alokasi anggaran penanganan bencana Kawah Timbang, dia mengatakan, saat ini masih ditangani Pemerintah Kabupaten Banjarnegara dengan ketersediaan anggaran yang ada.
"Jika berkepanjangan, pasti provinsi akan bantu," katanya.

Hati-Hati...Radiasi Ponsel Bisa Berujung Kanker Otak




REPUBLIKA.CO.ID, NEW YORK - Badan Kesehatan Dunia WHO baru-baru ini mengingatkan bahaya radiasi dari ponsel yang diklasifikasikan sebagai "sangat mungkin berisiko kanker". Badan ini sebelumnya telah melakukan peninjauan dari efek gelombang elektromagnetik terhadap kesehatan manusia.
Deklarasi tersebut didasarkan pada bukti dalam penelitian atas mereka yang menggunakan ponsel secara intensif. Diketahui, intensitas tinggi pemakaian ponsel  mengakibatkan peningkatan risiko glioma, sebuah bentuk kanker otak ganas.
Kesimpulan yang diambil International Agency for Research on Cancer (IARC), badan di bawah WHO, berlaku untuk radiasi elektromagnetik frekuensi radio pada umumnya, meskipun sebagian besar penelitian di daerah ini berpusat pada telepon selular.
Temuan adalah puncak dari pertemuan IARC yang diikuti 31 ilmuwan dari 14 negara untuk mengkaji ratusan hasil penelitian sebelumnya yang telah dipublikasi tentang risiko kanker yang ditimbulkan oleh medan elektromagnetik.
Jonathan Samet, seorang ilmuwan di University of Southern California, yang memimpin grup itu menyatakan, "Mungkin ada beberapa risiko, dan oleh karena itu kita harus tetap mencermati hubungan antara ponsel dan kanker."
Dalam menunjuk bidang frekuensi radio sebagai "mungkin karsinogenik", WHO telah menempatkan mereka setara dengan sekitar 240 agen lain yang merugikan, termasuk medan magnet tingkat rendah, bedak, dan bekerja sebagai dry cleaner.
Laporan tersebut tidak menemukan mekanisme yang jelas bagi gelombang menyebabkan tumor otak. Radiasi dari ponsel terlalu lemah untuk menyebabkan kanker dengan memecah DNA, yang menyebabkan para ilmuwan mencari faktor penyebab lain.
"Kami menemukan beberapa benang merah yang memberitahu kita bagaimana kanker dapat terjadi tetapi ada kesenjangan dan ketidakpastian," kata Samet.
Christopher Liar, Direktur IARC, mengatakan bahwa dalam melihat implikasi potensial untuk kesehatan masyarakat, harus ada penelitian lebih lanjut tentang jangka panjang penggunaan  ponsel. "Menunggu ketersediaan informasi tersebut, penting untuk mengambil langkah-langkah pragmatis untuk mengurangi eksposur seperti perangkat hands-free atau SMS," katanya.

Sabtu, 07 Mei 2011

Kisah Pesawat MA 60 Merpati Buatan China dan Proyek Listrik 10 Ribu MW

Kisah Pesawat MA 60 Merpati Buatan China dan Proyek Listrik 10 Ribu MW
<a href='http://openx.detik.com/delivery/ck.php?n=a59ecd1b&cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE' target='_blank'><img src='http://openx.detik.com/delivery/avw.php?zoneid=24&cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE&n=a59ecd1b' border='0' alt='' /></a>

Jakarta - Tragedi pesawat Merpati buatan China, MA 60, jatuh di Teluk Kaimana, Papua Barat, membuat ingatan lari ke tahun-tahun lalu. Pengadaan pesawat buatan Xian Aircraft Corporation itu sangat alot dan berbelit. Disebut-sebut pembelian pesawat ini berhubungan dengan pengadaan proyek listrik 10 ribu megawatt.

detikcom merangkai kisah pesawat itu berdasarkan berita-berita lampau:

Tahun 2007

Merpati Nusantara Airlines (MNA) akan menambah armadanya tahun ini. Merpati akan mendatangkan 2 pesawat dari China. Hal tersebut disampaikan Manager Corporate Communication Merpati Widodo Aryanto ketika dihubungi detikFinance, Jumat (24/8/2007).

"Nanti tanggal 28 Agustus baru berangkat dari China, ya mungkin sampai di Indonesia 2 hari berikutnya," ujarnya.

Pesawat China yang dibeli Merpati merupakan pesawat Xinzhou 60 (MA-60) dengan kapasitas sekitar 60 orang. Namun Merpati akan memodifikasi pesawat sehingga kapasitasnya berkurang menjadi 58 tempat duduk.

MA-60 diproduksi oleh China Aviation Industry Shaanxi di Provinsi Shaanxi. Pesawat ini dapat terbang sampai ketinggian 6.000 meter dari permukaan laut dengan jarak penerbangan mencapai 1.600 km. Merpati menargetkan untuk mendatangkan 15 pesawat MA-60. Pesawat lainnya pesawat akan dikirim dalam beberapa tahun.

Tahun 2009

Xian Aircraft Industry Company Ltd sebagai pabrikan pesawat yang mendapat pesanan 15 unit pesawat MA60 menggugat MNA karena MNA belum juga menyelesaikan masalah pembayaran pembelian pesawat. Nilai gugatan mencapai Rp 1 truliun.

Dari 15 unit pesanan, sudah 2 unit tiba ke Indonesia sementara 13 unit lainnya masih tertunda.

Kementerian Negara Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mendorong PT MNA untuk melawan ancaman itu. MNA mengaku tidak rela dipaksa menerima kontrak pembelian pesawat dari pabrikan China. Kontrak tersebut dinilai sangat bisa membuat Merpati bangkrut.

Hal ini disampaikan Sesmenneg BUMN sekaligus Komisaris Merpati Said Didu di sela-sela rapat dengar pendapat Pertamina dengan Komisi VII di gedung DPR, Jakarta, Senin (23/2/2009).

"Merpati tidak rela dipaksa menerima deal itu dan nantinya bangkrut," katanya.

Ia meminta pemerintah untuk mempertimbangkan baik-baik bagaimana dampaknya terhadap beban Merpati di masa depan.

"Kita minta pemerintah melihat seberapa besar beban Merpati jika mengambil kontrak segitu. Harus dilihat jumlah harga dan garansinya," katanya.

Pemerintah pun menunjuk Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu untuk melakukan lobi.

"Pemerintah sudah menunjuk Mendag untuk bicara dengan China," kata Mensesneg Hatta Rajasa di Istana Negara, Jakarta, Selasa (10/2/2009).

Apakah Indonesia akan segera melunasi tunggakan? "Semua ini kan kesepakatan B to B (business to business), jadi kita selesaikan secara B to B pula. Ibu Mari masih membicarakannya secara bilateral," tegas Hatta lagi.

Hal senada pernah disampaikan Menneg BUMN Sofyan Djalil yang berharap masalah ini bisa diselesaikan dengan baik-baik.

"Kalau dituntut ya kita lawanlah. Intinya kita ingin menyelesaikan secara baik-baik. Tapi kalau kita baik tapi mereka mau nuntut, ya kita lawan," kata Sofyan pada Rabu (4/2/2009) lalu.

Ia mengatakan, saat ini Merpati sedang melakukan negosiasi mencakup soal harga, jumlah, jaminan kualitas termasuk jaminan pembelian kembali. Kementerian BUMN ingin seluruh masalah tersebut bisa diselesaikan terlebih dahulu sebelum pembelian selanjutnya.

Proyek Listrik 10 Ribu MW

Menteri ESDM saat itu, Purnomo Yusgiantoro mengungkapkan, pemerintah China menahan pendanaan proyek listrik 10 ribu MW tahap pertama karena masalah pembelian pesawat oleh Merpati dari pabrikan China, Xian Aircraft Industry Company Ltd.

"China menahan pencarian dana untuk 10.000 MW tahap pertama karena semula Merpati mau beli pesawat dari perusahaan China tapi ternyata dibatalkan karena harga pesawat dinilai terlalu tinggi. Makanya China menahan kucuran dana untuk pembangunan 10.000 MW pertama," katanya di sela-sela raker dengan Komisi VII di gedung DPR, Jakarta, Senin (23/2/2009).

Ketika dikonfirmasi apa benar pembatalan pembelian pesawat menjadi kendala kucuran dana dari China, Purnomo menjawab,"Mereka memang menggunakan itu untuk tahan aliran dana ke proyek 10.000 MW tahap pertama. Makanya kami ingin klarifiaksi itu dengan pemerintah China. Jangan sampai itu dilakukan, karena kami akan kesulitan dengan masalah Merpati ini."

Hal itu lalu dikonfirmasikan kepada Sesmenneg BUMN sekaligus Komisaris Merpati Said Didu di sela-sela rapat dengar pendapat Pertamina dengan Komisi VII di gedung DPR, Jakarta, Senin (23/2/2009).

Said mengaku tidak mengetahui secara jelas hubungan rencana pembelian pesawat Merpati dengan pendanaan 10.000 MW. Menurut Said, Merpati tidak mau dipaksa pemerintah menerima kontrak tersebut.

"Saya nggak tahu hubungannya dengan 10.000 MW. Intinya kita nggak rela dipaksa pemerintah terima kontrak itu, nantinya bisa bikin bangkrut," katanya.

Namun Wapres saat itu, Jusuf Kalla, mengatakan masalah pesawat MNA tak terkait dengan proyek listrik 10 ribu MW.

"Soal Merpati sebenarnya terpisah dengan PLN, karena PLN sudah berjalan negosiasinya. Dan juga Merpati juga sudah berjalan negosiasinya, karena itu sudah kontrak yang lama," katanya usai salat Jumat di Istana Wapres, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (6/3/2009)

Ia mengakui, adanya krisis membuat negosiasi jadi lebih alot. Pihak China menginginkan perubahan kontrak yang membuat bunga pinjaman untuk proyek 10.000 MW naik.

"Pemerintah tetap meminta mereka bernegosiasi untuk mencapai kesepakatan yang baik. Merpati dapat sistem transportasi dan juga dengan pembiayaan yang lebih efisien. Kemudian, kalau PLN itu tetap jalan. Itu pedoman pemerintah," katanya.

Menteri Keuangan sekaligus Menko Perekonomian Sri Mulyani saat itu bertolak ke China pada hari ini untuk melakukan negosiasi dengan China.

"Jadi tujuan kita nanti lebih kepada bagaimana kita akan merealisir berbagai kerjasama terutama yang selama ini kurang atau belum, kurang mulus, belum seusai dengan jadwal yang kita inginkan," ujar Sri Mulyani ketika ditemui di kantornya, Jalan Wahidin Raya, Jakarta, Selasa malam (17/3/2009).

Konflik pembelian pesawat Merpati dari pabrikan asal China, Xian Aircraft, yang tadinya B to B akhirnya dibawa ke level antar pemerintah atau government to government (G to G). Masalah pembelian pesawat Merpati ini sempat menganggu pendanaan 10.000 MW dari China.

"Sedang dibahas dalam level G to G," kata Menko Perekonomian Sri Mulyani usai bertemu Presiden SBY di Istana Merdeka, Selasa (24/3/2009) ketika ditanya perkembangan kasus Merpati.

MNA Tolak Pesawat MA 60

PT MNA memutuskan untuk membatalkan dan tidak akan membeli seluruh pesawat dari produsen pesawat asal China, Xian Aircraft. Menurut salah satu eksekutif Merpati, penolakan tersebut terkait dengan alasan teknikal dan komersial yang tidak menguntungkan bagi BUMN tersebut.

"Salah satunya dengan ditemukannya crack (kerusakan) pada bagian mesin beberapa waktu yang lalu," ujar sumber tersebut di Jakarta, Rabu (3/6/2009) malam.

Ia menambahkan, pihak manajemen Merpati sudah menyatakan keberatannya kepada tim privatisasi yang terdiri dari Kementerian Negara BUMN dan departemen terkait lainnya. Pihaknya juga tidak gentar jika pihak China melayangkan arbitrase terkait penolakan pembelian pesawat tersebut.

"Ya silakan saja arbitrase. Kami bisa arbitrase balik karena (China) kirim barang enggak bagus," ucapnya.

PT MNA bahkan menghentikan penerbangan pesawat MA60 buatan Xian Aircraft asal China setelah ditemukannya kerusakan di bagian rudder atau sayap belakang pesawat. Menurut Direktur Utama Merpati saat itu Bambang Bhakti, penghentian penerbangan pesawat asal China tersebut mulai awal pekan ini.

"Karena ditemukan crack di bagian rudder pesawat, kita putuskan untuk grounded dulu untuk sementara," katanya usai rapat dengar pendapat bersama Komisi XI DPR di Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Rabu (10/6/2009).

Ia mengatakan, penghentian penerbangan tersebut akan dilakukan sampai ada penjelasan resmi dari Xian selaku produsen pesawat tersebut. Perusahaan negara itu sudah melayangkan surat kepada pihak China dan tinggal menunggu jawaban.

"Tapi kita juga punya tim sendiri yang memeriksa, jadi nanti hasil pemeriksaannya bisa seimbang," katanya.

Ia juga mengatakan, berhentinya jalur penerbangan tersebut membuat kinerja BUMN aviasi itu tidak maksimal. "Pasti bikin kerugian, yang seharusnya terbang kan sekarang tidak," katanya.

Nego Dilanjutkan

Sempat mandeg dan buntu, akhirnya negosiasi MNA dengan Xian Aircraft dilanjutkan.
"Menko Perekonomian minta untuk segera diselesaikan, jadi keputusannya untuk terus melanjutkan negosiasi dengan China, tidak ada opsi batal," kata Menteri Perhubungan Jusman Syafi'i Djamal saat ditemui usai rakor di Kantor Menko Perekonomian, Lapangan Banteng, Jumat (31/7/2009) malam.

Jusman mengatakan, negosiasi dengan pemerintah China akan dilakukan oleh Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu. Negosiasi itu kata dia, akan mencakup soal jumlah pesanan pesawat dan harga.

"Negosiasi dilanjutkan, yang akan dilakukan oleh Mendag dengan China," ucapnya.

"Mereka minta proses pergantian spare part dari Xian, yang crack, yang terjadi pada satu pesawat. Sekarang ini sedang uji terbang lagi, semuanya yang sewa," ucapnya.

Menurutnya, penggantian dan pemasangan suku cadang yang dilakukan oleh China terhadap dua pesawat tersebut tidak dikenai biaya. "Mereka akan mengganti. Seperti ada service gratis, akan mengganti spare part," jelas Jusman.

Akhirnya, 15 pesawat MA 60 pabrikan Xian jadi didatangkan. PT MNA berencana mendatangkan sekitar 22 pesawat hingga tahun 2010 untuk menambah armada perseroan. Sebanyak 15 pesawat dengan jenis MA60 didatangkan dari Xian Aircraft, sedangkan 7 sisanya berupa ATR 72 dari Perancis.

"Kita ada pesawat ATR 72 dari Perancis dan MA 60 dituntaskan kalau disetujui RUPS," kata Direktur Utama Merpati Bambang Bhakti usai menghadiri serah terima jabatan Menteri BUMN di kantor Kementerian Negara BUMN, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Kamis(22/10/2009).

Ia mengatakan, hingga saat ini, dengan adanya tambahan armada tersebut, maka diharapkan BUMN aviasi itu bisa melayani rute di seluruh Indonesia, mulai dari Sabang hingga Merauke.

"Kalau tahun depan sudah ada tambahan 22 propeller , kita akan jadi king of propeller di Indonesia," ujarnya.

Tahun 2011

PT MNA siap menanti 6 armada MA-60 baru dari Xian Aircraft, China di tahun ini. Perseroan berharap Armada baru itu bisa menghasilkan laba operasi Rp 42 miliar.

"Tahun ini akan datang lagi 6 armada dari Xian. Armada itu akan datang di bulan Maret, April, Mei. Setiap bulan datang dua," kata Direktur Utama Merpati Jhony Sardjono Tjitrokusumo kepada detikFinance, Kamis (10/2/2011).

Ia mengatakan, pesawat yang dikirim dari China ini sudah memenuhi standar dan akan bermasalah seperti pesawat yang dikirim sebelumnya. Pasalnya, Jhony yang mantan pilot ini sudah mencoba sendiri pesawat tersebut.

"Saya sendiri ikut waktu mereka melakukan tes penerbangannya, dan itu tesnya pesawat propeller paling aman yang pernah saya naik," imbuhnya.

Rabu, 16 Februari 2011

obat aids telah ditemukan !


Asal usul AIDS dan HIV telah menjadi misteri dunia sejak penyakit itu pertama kali dikenal pada awal tahun 1980an di New York dan California USA. Sindrom karena berkurangnya Daya Tahan Melawan Penyakit atau lebih dikenali sebagai AIDS (Acquired Immune Deficiency Syndrome) merupakan satu penyakit serius disebabkan oleh virus HIV (Human Immunodeficiency Virus).
Tanda-tanda sistem pertahanan tubuh dilumpuhkan oleh penyakit AIDS/HIV:
• Terlalu lemah dan lesu
• Penurunan berat badan yang mendadak
• Demam panas yang kerap
• Peluh malam
• Kelenjar limfa membengkak
• Ruam kulit dan ulser pada permukaan mukosa. Contoh : lapisan dalam mulut
• Cirit-birit yang kronik
• Batuk kronik
• Hilang ingatan
• Jangkitan teruk yang tidak dapat dirawat
Secara medical penyakit ini belum ada obat yang berhasil melumpuhkanya, namun begitu pengobatan non medical pernah anda dengar ada yang berhasil sembuh. Ada yang pasienya direbus di drum besar dengan beratus ramuan tradisional. Ada yang pasiennya diminumi pil ramuan beragam akar-akaran. Berikut ini saya sajikan temuan obat HIV/AIDS yang spektakuler, dan obat ini ditemukan dengan tidak sengaja, mau tahu??
Suatu hari mbak SAROPAH berada didapur bersama anak bungsunya, untuk mengisi waktu dia tengah asyik membaca Artikel majalah mengenai HIV AIDS. Sebuah penyakit yang begitu ganas dan sudah menyerang sampai ke pedalaman Indonesia.
Beberapa menit yang lalu anaknya merasa haus dan meminta minum. Beberapa saat kemudian SAROPAH sibuk membuatkan minum segelas teh untuk SUEP yang masih berusia 3 tahun. Setelah menuangkan adonan teh seduh maka SAROPAH lalu memberikan sedikit gula, diaduknya larutan teh tersebut. Sesaat kemudian minuman itu diberikan kepada Suep yang masih lucu dan lugu.
Sambil menunggui anaknya yang sedang minum SAROPAH melanjutkan membaca majalahnya, beberapa saat kemudian ia dikejutkan dengan tangis anaknya “mama, aids…aids ma!, mimik punya adik aids mama”, “oh ya anakku sayang! maafkan mama ya nak, ini mama tambahkan gula satu sendok lagi” ujar SAROPAH. SUEP menjawabnya dengan lugu “sekalang enak mama, anis..anis, aidsnya hilang…aidsnya ilang”.
SAROPAH segera senyum, dan seakan terhubung dengan bacaan di majalahnya, maka disinilah awal dari penemuan besar tersebut, AIDS bisa hilang dengan gula satu sendok, wah hebat ya gula bisa menyembuhkan AIDS,….tertawa yuk! he..he..he…heh

Jangan Biasakan mengisi BBM di siang Hari


Belakangan banyak orang yang menuduh, sebagian SPBU di Jakarta melakukan kecurangan, meskipun sudah memiliki sertifikat ‘pasti pas’.

Namun, sebelum berpikir negatif ada baiknya mengetahui bahwa mengisi BBM pada siang hari, belum pasti angka yang tertera di pompa sama persis dengan jumlah BBM yang masuk ke tangki mobil. Mengapa?

Ia, ini karena tangki di SPBU tidak memiliki kompensasi suhu di pompa BBM untuk menyesuaikan dengan gravitasi dan suhu BBM. Jadi setiap derajat suhu udara memiliki pengaruh besar dalam total penalaran Anda untuk BBM.

Sebagai solusinya, biasakan mengisi BBM pada pagi hari ketika suhu di tanah masih dingin. Kenapa begitu? Ini karena SPBU memiliki tangki penyimpanan BBM di dalam tanah, sehingga lebih dingin suhu di tanah akan membuat BBM lebih kental atau lebih pekat. Dan ketika suhu mulai meningkat, kekentalan itu mulai berkurang, sehingga ketika kita mengisi di siang hari, belum pasti angka yang tertera di pompa sama persis dengan jumlah BBM yang masuk ke tangki mobil.

Selain itu, minta kepada petugas SPBU untuk tidak menekan keran BBM untuk posisi paling cepat, tapi lebih baik mengisi tangki perlahan. Pengisian cepat hanya akan memicu terjadinya penguapan ketika BBM terpompa dari tangki penyimpanan. Lebih bagus mengisi tangki mobil dengan perlahan karena cairan BBM tidak akan menguap. Padahal uap dari BBM itu akan kembali masuk ke tangki penyimpanan BBM milik SPBU, sementara BBM yang masuk ke tangki mobil sudah berkurang.

Banyak juga yang mengatakan jangan biasa mengisi BBM setelah tangki kosong. Sebaiknya saat BBM di tangki mobil sudah tingal separuh, segera ditambah. Ini untuk mencegah agar udara tidak masuk ke dalam tangki. Jika sampai banyak udara masuk ke dalam tangki, penguapan BBM akan lebih cepat, sehingga yang terjadi BBM akan cepat habis menguap sia-sia.

Kalau kebetulan melihat di SPBU sedang dilakukan pengisian pada tangki penyimpanan, sebaiknya Anda tak usah berhenti untuk mengisi BBM. Kenapa? Pada saat pengisian BBM baru di tangki penyimpanan, terjadi perputaran di dalam tangki sehingga kotoran di dasar tangki terangkat. Jika memaksa untuk mengisi BBM karena tangki mobil Anda sudah kosong, BBM yang masuk ke dalam tangki mobil Anda pasti bercampur kotoran. BBM bercampur kotoran ini akan membuat kinerja mesin mobil Anda tak optimal, belum lagi jika kotoran menyumbat nosel, pasti kocek harus dirogoh lagi untuk membersihkannya

Hakim masturbasi di pengadilan


Kagakribet FUN - Entah karena udah gak tahan atau emang dirinya termasuk tipe pecandu seks, tapi seorang hakim di Oklahama sempat-sempatnya bersenang-senang saat menjalankan tugasnya sebagai hakim di pengadilan Creek County pada Agustus 2003 saat persidangan tentang seorang pria yang dituduh membunuh seorang balita dengan mengguncang-guncangkan badannya hingga mati.

Adapun hal itu diketahui setelah beberapa saksi mata melihat aktifitas yang 'berlebihan' dari hakim berusia 57 tahun bernama Donald Thompson tersebut.

Seorang polisi mengatakan dirinya melihat hakim itu sedang 'beraktifitas' menggunakan sex toy diantara kakinya.

Beberapa saksi juga mengatakan kalau mereka sempat mendengar suara 'berisik'.

Bahkan nih, seorang tukang ketik sidang, tahun 2001 hingga 2003, Lisa Foster sudah melihat alat kelamin si hakim hakim sedikitnya 15 kali akibat tindakannya yang ceroboh itu.


Donald Thompson sendiri sempat mengatakan kalau sex toy yang berfungsi sebagai alat memperbesar alat kelaminnya itu, merupakan hadiah lelucon dari temannya.

Tentu aja akibat perbuatannya itu, para pengacara meminta agar Donald Thompson dikeluarkan alias dipecat.


Donald Thompson dituntut dengan 3 kejahatan besar akibat perbuatannya yang gak senonoh itu.


Namun Donald Thompson melarikan diri dengan memilih pensiuntahun 2004 ketimbang diproses di pengadilan. Tapi tetap saja, pengadilan berhasil menuntut Donald setelah mempelajari masalah tersebut setelah mengambil karpet, kursi dan juga jubah si Donald yang dipakai saat itu untuk tes DNA.


Meski Donald membela diri dengan mengatakan dirinya gak bersalah, tetap saja akhrinya pada tahun 2006, sidang memutuskan Donald bersalah dan dihukum penjara 4 tahun serta denda $ 40000.

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Powered by Blogger