Dani Pedrosa
Daniel "Dani" Pedrosa Ramal (lahir di Sabadell, Spanyol, 29 September 1985; umur 25 tahun) adalah salah seorang pembalap MotoGP. Ia mulai debut balap grandprix motor pada tahun 2001 di kelas GP 125 cc bersama tim Telefonica movistar Honda JR, dan meraih posisi ke 8 klasemen akhir. Tahun 2002 ia membalap di tim yang sama dan meraih juara 3 dunia GP 125 cc. Di musim balap 2003 bersama tim Telefonica movistar Honda JR, ia merebut juara dunia GP 125cc dengan poin 223.
Valentino Rossi
Valentino Rossi (lahir di Urbino, Italia, 16 Februari 1979; umur 32 tahun) adalah seorang pembalap di kejuaraan grandprix motor dunia setelah era Michael Doohan, dengan titel juara dunia di empat kelas yang berbeda yang diraihnya dalam waktu tujuh tahun berkarier.Ia adalah salah seorang pembalap tersukses sepanjang masa, dengan 9 gelar Juara Dunia.
Casey Stoner
Casey Stoner (lahir di Southport, Queensland, Australia, 16 Oktober 1985; umur 25 tahun) adalah seorang pembalap MotoGP dari Australia. Saat ini, ia bergabung bersama tim Repsol Honda bersama Daniel Pedrosa dan Andrea Dovizioso. Ia memulai debut balap motor sebagai pembalap wild card di Sirkuit Donington Park, pada GP Inggris kelas 125cc pada tahun 2001.
Jorge Lorenzo
Jorge Lorenzo Guerrero[1] (lahir di Palma de Mallorca, Spanyol, 4 Mei 1987; umur 23 tahun), merupakan seorang pembalap MotoGP asal Spanyol. Saat ini ia bergabung di tim Fiat Yamaha. Ia merupakan juara dunia kelas 250cc tahun 2006 dan 2007.[2] Tanggal 10 Oktober 2010, Jorge Lorenzo memastikan diri sebagai juara dunia MotoGP untuk pertama kalinya walaupun hanya finish ketiga di GP Malaysia.[3][4]
Doni Tata
Doni Tata Pradita (lahir di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Indonesia, 21 Januari 1991; umur 20 tahun) merupakan seorang pembalap motor Indonesia. Pada tahun 2008, ia bertanding untuk Yamaha dalam Grand Prix Sepeda Motor musim 2008 pada kelas 250 cc. Doni merupakan pembalap Indonesia pertama yang berpartisipasi dalam balap Grand Prix Sepeda Motor 250 cc.
Rabu, 01 Juni 2011
Tamparan Itu
Rabu, Juni 01, 2011
achoel
"Antara Kamu Dan Dia"
Rabu, Juni 01, 2011
achoel

Indra itulah nama sahabat Stellar yang selalu ada saat suka, maupun duka. Stellar adalah gadis yang cukup cuek. Namun jikalau anda mengenali dia dengan baik, anda akan menemukan seseorang yang baik hati, tidak sombong, tapi jarang menabung.
Sedangkan Indra, dia orang yang sangat baik, bisa di bilang “ganteng”, tajir pula (wah. . T.O.P deh pokok nya). Linda, pacar baru nya Indra. Seperti biasa Indra selalu meminta Stellar untuk menilainya, apakah cocok dengan nya atau tidak.
“Gimana Stell, nih poto nya!”, kata Indra
“Bah. . cantik nya, nemu di mana Ndra?”, balas Stellar sambil tertawa meledek.
“ Nemu?! lu kate apaan?!”, kata Indra sambil membelalakan mata nya.
“ Iya. . iya kidding juga”, balas Stellar
“ Yodah..yodah. . Tapi kasih nilai dulu donk?”, pinta Indra.
“ Ie ie kasian anak mami ntar nangis lagi. Umh. . menurut pengamatan ahli ngawurologi dan ngasalografi nilai saudari Linda adalah 78,56789. Lulus ko ga remed!”, balas Stellar sambil cekikikan
“ Lulus toh, okelah kalau begitu. . “
Baru 3 hari Indra pacaran, dia udah merasa ada yang nggak beres sama Linda. Stellar sebagai sahabat yang baik mulai menyelidiki. Dia mengikuti kemanapun Linda pergi (ke WC!!). Sampai akhirnya Linda sampai ke rumah nya dan terjadi sesuatu yang mengejutkan Stellar sampai hampir terjatuh dari pohon tempat ia mengintai. Dia melihat sesosok lelaki yang tidak asing, membukakan pintu dan tersenyum pada Linda.
“ Aldo?! Gile. . Gue cariin tu cowok ampe gue imut-imut begini akhirnya ketemu juga”, kata Stellar kegirangan.
“ Tapi, Aldo siapa nya Linda?! Kakak nya?! Ato siapa sih?!”, berbagai pertanyaan tentang Aldo melayang- layang di kepala Stellar. Dan berhubung mereka udah masuk ke rumah, Stellar pun pulang dengan penasaran.
Esoknya Stellar menemui adik kelas nya, Angel. Kabarnya sih Angel itu rumah nya deket sama Linda.
“Jel!!”, panggil Stellar dari jauh. Angel reflek menengok, tetapi di kebingungan mencari siapa yang memanggilnya.
“Jel!!!!”, panggil Stellar yang sudah dekat dengan Angel
“Oalah mbak stellar to, ada apa toh mbak? Tumben-tumbenan manggil aku”, sahut Angel.
“ Kamu tetangga nya Linda ya?”, ceplos Stellar
“ Ia mbak, oh iya mbak tau kakak nya Linda gak? Ganteng, keren pokoknya mba. .”
“Busyed ni anak kecil-kecil udah genit , tapi gak papa deh gue kan juga mau tanya tentang ntuh orang ”, kata Stellar dalam hati
“ Iya tah, siapa emang kakak nya?”
“Itu loh kak.. Alumni sekolah ini juga kok. Nama nya Aldo. Mau mbak ? jomblo tuh”, cerocos Angel .
“OW, ntar deh liat situasi dan kondisi. Tuuhh kan mbak lupa mau tanya apa tadi. . Yodah deh kapan-kapan aja lagi, aku balik dulu. BYE” (alibi ,hehe)
Jurus Stellar keluar, hanya perlu 2 minggu Aldo dapat di taklukan. Lagi nyelidikin adiknya ewalah dalah malah dapet kakaknya. Dari Aldo, Stellar mendapatkan banyak informasi tentang Linda.
Sore harinya, Stellar menemui Indra. Tapi sepertinya Indra lagi bad mood. Ngeliat mukanya yang kusut plus abstrak udah langsung ketauan kalo dia lagi bete.
“Ndra!! Gue dapet kabar tentang Linda”, kata Stellar memulai percakapan
“Ah lo Stell, ngagetin aja... Linda? Gue uda putus sama dia. Ternyata dia playgirl”, jawab Indra lemas.
“Udah tau lu Ndra? Ya udah sabar aja ya, tapi jangan lemes gitu dong. Keep Smiling. Ntar cari lagi yang laen. Apa mau gue cariin? By the way, gue jadian sama kakanya Linda, si Aldo “, ucap Stellar
Serentak Indra kaget mendengar ucapan Stellar.
“Apa?! Jahat lo! Katanya mau ngebantuin gue, tapi lo malah pacaran sama kakaknya!”
“ Bukan gitu Ndra, tapi. . .”,
Belum sempat Stellar melanjutkan ucapannya, tiba-tiba Indra meringis kesakitan.
“ Ndra lo kenapa?!”, tanya Stellar bercampur bingung, tetapi tak ada jawaban dari Indra. Yang terdengar hanya rintihan menahan sakit sambil memegangi perut nya. Stellar semakin kawatir. Dengan segera Stellar membawa Indra ke Rumah Sakit.
Keesokan harinya, Stellar mendapat pesan singkat dari kakak perempuan Indra. Suatu yang mengagetkan, karena isinya adalah makian-makian yang menyakitkan hati. Stellar tak mengerti kenapa ia di perlakukan seperti itu. “Apa salah ku sebener nya?” gumam nya. Kemudian ia mendapat 1 pesan masuk, dan ternyata dari kakak perempuan Indra lagi. Kali ini isinya membuat Stellar “ shock”, diam tanpa kata.
Ternyata Indra selama ini menderita penyakit ginjal, tepatnya gagal ginjal. Sekarang penyakit nya sudah semakin parah. “APA?!! Kenapa aku bisa sampe ngak tau Indra punya penyakit kronis!! Kenapa Indra ngak perna cerita!!”, sesal Stellar. Satu lagi hal yang mengejutkan Stellar, ternyata selama ini Indra menyukainya. “Oh, Tuhan... Dosa apa yang telah ku perbuat sampai Kau berikan cobaan yang sangat berat kepada hambamu ini.. Bantu aku Tuhan.. Aku tak sanggup.. Hikkss..”, Stellar meluapkan air matanya.
“Drtt dertt” getar dari hape Stellar memecah suasana. Ternyata sms dari Aldo, pacarnya Stellar. Aldo adalah cinta pertama Stellar yang hilang dan kini Stellar dapatkan.
Stellar menjadi semakin tidak karuan, berbagai macam persoalan bergolak di hatinya. Di satu sisi, Indra adalah sahabat terbaiknya. Stellar tak akan sanggup melihat penyakit sahabatnya bertambah parah hanya karena Stellar menolak Indra. Di sisi lain, Aldo cinta pertama Stellar yang dulu tidak sempat tercapai karena Aldo sudah keburu lulus duluan, dan kini baru saja Stellar dapatkan. Apakah penantian selama ini harus lenyap dalam sekejap?
Jujur dalam lubuk hati Stellar ( yang paling dalem ), dia sayang banget sama Aldo. Tapi nurani Stellar pun merasa kasian melihat Indra. Seharian Stellar muram memikirkan mereka berdua.
Tapi hingga saat ini Stellar belum memberi tahu Aldo perihal masalah ini, karena jika Stellar memberi tahu, Aldo pasti bertengkar dengan Indra. Pastinya akan makin memperburuk kesehatan Indra.
Setelah pusing memikirkan itu seharian, akhirnya Stellar memutuskan untuk mengakhiri hubungannya dengan Aldo dan menolak Indra. Walaupun berat dan menyakitkan, tapi itu lebih baik di bandingkan harus memilih salah satu dari mereka berdua, keputusan ini mungkin akan melukai hati mereka berdua. Tapi apalah daya, nasi telah menjadi bubur.
Pukul 06.30, datang kabar mengejutkan dari keluarga Indra. Ternyata Indra telah menghembuskan nafas terakhirnya. Stellar mematung tak percaya dengan kenyataan. “Aku belum sempet minta maaf sama Indra, belum perpisahan sama dia, Kenapa Tuhan uda ngambil dia duluan?!”, tangis Stellar penuh sesal, ia menangis tak karuan memecah pagi yang dingin. Perasaan sedih dan menyesal memenuhi batin nya.
Ijinkan aku memeluk dirimu kali ini saja
Tuk ucapkan selamat tinggal untuk selamanya
Dan biarkan rasa ini kan abadi untuk selamanya
Sahabat baiknya telah pergi untuk selamanya. Kini yang ada hanyalah berbagai macam kenangan bersama Indra, konyol, seneng, sedih semua kenangan yang akan terus Stellar simpan di hatinya. Dan Aldo, saat itu juga putus dengan Stellar. Namun Stellar janji apapun yang terjadi, Aldo akan selalu di hatinya.
Maafkanlah aku bila
Ku tak bisa
Memilih antara kamu dan dia
Tapi dengarlah ini
Hati ini berjanji
Apapun yang terjadi nanti
Kau akan selalu di hati
Kau takkan tahu
Aku pun terluka saat meninggalkan mu
Aku pun merasakan itu
Rabu, 16 Februari 2011
Kisah di Taman Suropati
Rabu, Februari 16, 2011
achoel
Tempat ini mengingatkanku akan sebuah kisah persahabatan yang indah.
Sebuah persahabatan yang tak kenal pamrih
Sebuah persahabatan yang mungkin dikenal sebagai 'tak lekang oleh waktu'
Meskipun akhir2 ini aku amat meragukan 'persahabatan yang tak lekang oleh waktu itu'
karena ini adalah kali ketiga seorang sahabat pergi dan membuktikan bahwa 'persahabatan yang tak lekang oleh waktu' itu hanya fatamorgana belaka.
Aku pun terbangun dari mimpiku dan khayalan konyol itu. Karena aku tahu, setiap orang berhak untuk pergi dan memilih tempat di mana ia bisa bertahan,
Lalu aku pun teringat akan taman ini, taman yang mengingatkanku bahwa memang 'persahabtan yang tak lekang oleh waktu' itu masih ada di muka bumi ini. Taman itu adalah saksi nyata, bahwa aku masih bisa untuk percaya dengan kenangan yang tak tergantikan itu.
Keikhlasan
Perjuangan
Pengorbanan
Kasih dan Sayang
Kepercayaan
Taman Suropati mengingatkanku kembali akan semua itu.
Tahukah...? tingkat terendah dari ukhuwah adalah husnudzan
Tingkat tertinggi adalah Itsar
Lalu, aku pun baru menyadari, bahwa itulah yang kudapatkan dari saudara2ku yang mengukir kenangan di salah satu tempat di sudut kota kelahiranku itu.
Sayang, aku tak bisa menyebutkan nama mereka satu per satu.
Kalau bisa, sangat ingin kulakukan. Dan sangat ingin kuumumkan kepada dunia, bahwa aku begitu mencintai mereka...karena cinta ALLAH pada kami dan karena cinta kami pada ALLAH.
Untuk sahabat2ku, saudara2ku yang luar biasa.
Sungguh, suatu rasa syukur yang tak terhingga mengenal kalian. Meski harus berkali-kali tertatih. Tapi semua rasa letih pergi tak bersisa saat ingat betapa besar dukungan yang diberikan.
Tak banyak yang bisa membuktikan sebuah 'persahabatan yang tak lekang oleh waktu'. karena aku pun baru saja menyadari bahwa tidak semudah itu rupanya.
Terkadang merasa sendiri
Terkadang merasa sepi
Tapi, masa2 di taman suropati mengingatkanku bahwa sesungguhnya masih ada orang di dunia ini yang menghargai persahabatan.
Kusebut persahabatan kami...
'persaudaraan yang tak lekang oleh ruang dan waktu.....sampai saat kami dipertemukan kembali di syurgaNya'
I'm just me
Rabu, Februari 16, 2011
achoel
I'm still left thinking of a lost past
when people are so eager to talk about their dreams
I'm still here, re-arrange debris of hopes that had collapsed
When people are so vibrantly to reach what they want
I still did not move in search of what my heart would expect
Yes ... I am not like them
a gallant flying over the sky like a hawk
ford the ocean without fear
I'm just me
although they are so awesome
I do not have to be them right?
Because I'm just me
having my own dreams
having my own love story
although so long my step
I must have arrived
on my own adventures
Beli Sinyal 2
Rabu, Februari 16, 2011
achoel

inilah cerita sahabat kita yang di ujung sana, ditanah papua..
Pada suatu hari, pace Obed de turun ke kota di Wamena, pace de ada mau beli hape. sesampainya pace di sana pace langsung ke konter hape,
Obed : "Mbak ada hape kha?"
Penjual : "Iya ada. Bapak mau beli yang merek apa?"
Obed : "Sa mau yang pas di kasih nyala ada bunyi "teteneng, teteneneng, neng" ( dengan menirukan nada nokia)
Penjual : "Oh, nokia pak!"
Obed : "Yo! itu sudah!"
Penjual :"Kartu bapak?"
Obed : "Ya makanya sa juga mau beli itu juga!"
Setelah transaksi selesai, pace obed langsung naik gunung ke de pu desa. Tetapi, esoknya pace datang lagi,
Obed : "Mbak! ni de pu hape kenapa pas sa coba teleon bunyinya tiittiit... putus sa coba lagi, putus lagi, ni bagaimana Mbak?"
Penjual : "O, mungkin gak ada sinyal, bapak rumahnya dimana?"
Obed : "Di gunung sana!"
Penjual : "O pantas, disana gak ada sinyal!"
Obed : "Kalo begitu sa beli sinyal 2!"
Tips Mengobrol Bagi Si Pemalu
Rabu, Februari 16, 2011
achoel

banyak diantara kita yang takut bila berhadapan dengan kaum hawa atau sebaliknya, termasuk saya..hehe (g' juga')!! tapi begitulah faktanya ketika berbicara atau ngobrol menjadi tantangan tersendiri baginya. untuk itu tips ini mungkin bisa membantu anda.
Kuasai rasa malu Anda saat berbicara dengan orang lain, khususnya orang yang Anda sukai, Untuk menyukseskan usaha tersebut, diperlukan beberapa kiat sebagai berikut.
1.Berlatih
Cobalah berlatig dahulu dengan yang mudah diemui sehari-hari. Ajaklah orang-orang yang Anda temui untuk mengobrol. Misalnya kasir swalayan saat Anda membeli makanan, ataupun orang disamping Anda saat di bus diperjalanan menunju ke kantor. Dengan membiasakan mengobrol dengan orang-orang sekitar, perlahan tapi pasti sifat pemalu Anda akan berkurang.
2.Baca, Baca dan Baca
Perluas pengetahuan Anda dengan membaca. Mulai dari koran, majalah hingga artikel-artikel yang bisa Anda temukan di internet. Dengan begitu, maka Anda dapat memperluas bahan perbincangan Anda nantinya.
3.Dear Diary
Tuangkan pengalaman Anda tentang perbincangan yang menarik dalam jurnal harian. Anda bisa membacanya sekali-kali untuk mengingatkan pengalaman menarik yang Anda miliki dan Anda bisa berbagi dengan orang lain yang Anda ajak ngobrol.
4.Berlatih di Depan Kaca
Untuk meningkatkan kualitas diri, Anda bisa berlatih di depan kaca. Perhatikan gaya bicara saat berbicara. Pastikan Anda terlihat cukup ekspresif saat berbicara. Kebanyakan orang suka dengan gaya bicara yang ekspresif.
5.Coba Hal Baru
Sama seperti membaca, mencoba hal baru akan membuat pengalaman baru bagi Anda. Mencoba restoran baru yang sedang hits atau pergi ke tempat yang belum pernah Anda kunjungi membuat wawasan Anda semakin luas.
6.Jadilah Pendengar yang Baik
Saat seseorang menceritakan kisahnya kepada Anda, sebaiknya dengarkan dengan seksama. Berikan sedikit tanggapan positif tanpa terkesan mengguruinya. Hal ini sangat baik bagi membangun imej diri untuk terlihat lebih baik.
Ketika Anda sudah mahir dalam mengajak orang lain mengobrol, maka Akan mudah bagi Anda untuk mendekati orang yang Anda sukai. Selain itu, Anda kan terlihat lebih menarik bagi orang tersebut karena wawasan dan pengalaman yang Anda miliki. Selamat mencoba!
ucok sakit perut
Rabu, Februari 16, 2011
achoel

Seteleh tamat SMU di Aek Kanopan, Uccok memutuskan merantau karena tidak memiliki biaya untuk meneruskan kuliah, plus ditambah otak yang pas-pasan.
Orang tua Ucok memberi ongkos sekali jalan Rp.100.000, karena keuangan yang terjepit. Ucok memilih merantau ke daerah Pekan Baru.
Di Kota Pekan Baru, Ucok tidak kunjung mendapatkan pekerjaan, setelah lima hari disana, uang sisa ongkos sudah habis, saudara tidak ada.
Singkat Cerita Ucok rela jadi Kernet (Kondektur) alat berat Eskapator ke hutan untuk membuka lahan garapan, nama operator alat beratnya, Sidabutar.
Sesampainya di Hutan, banyak juga orang yang kerja di sini! gumam Ucok dalam hati! dan dia tidak menemukan Toilet untuk MCK yang ada adalah lahan hamparan Luas, Mereka pun buat beskem untuk berteduh dimalam hari.
Karena mereka baru turun (masuk) dari kota ke Hutan, orang-orang yang ada dihutan memutuskan untuk Tidur Bareng di Beskem yang dibangun oleh Sidabutar dan Ucok sambil cerita-cerita.
Pada malan hari, kira kira jam 2 pagi, Sardi (orang yang mereka temui dihutan) sakit perut, dan memutuskan untuk buang air dibalik pohon yang besar dekat beskem mereka.
Secara kebetulan, jam 2 lewat 3 menit, Uccok juga sakit perut, dan bergegas keluar beskem untuk buang juga, dan Uccok memutuskan untuk buang di balik pohon yang sama dengan Sardi, Karena pohonnya besar dan agak rimbun gelap, Uccok ingat pesan orang tuanya dikampung, ( kalau mau buang air kecil/besar, harus permisi dengan kata Sattabi ditempat yang baru), begitu Uccok dekat dengan pohon itu, Uccok buka celana, dan berkata..
Uccok : "Sattabi Oppung dipangisi ni luat on" ( Permisi kepada pemilik wilayah ini). karena Sardi masih dibalik pohon, Sardi menjawab dari balik pohon...
Sardi : "Dang Boi ( Gak boleh)..!"
Seketika itu juga, Sakit perut Ucok sembuh, yang ada Ucok ketakutan, karena dia mengira pohon itu menjawab, karena tidak tahu kalau sebelum dia, Sardi sudah lebih dulu Jongkok disana, segera balik ke Beskem dengan pucat pasih dan langsung tidur.
Besok paginya baru cerita, dan semua temannya terbahak-bahak setelah Sardi cerita juga.
Rabu, 09 Februari 2011
persahabatan nakodok dan nakular
Rabu, Februari 09, 2011
achoel
“Hai, kamu ini siapa? Kok badanmu panjang?” tanya Nakodok kepada Nakular.
“Hai juga. Memang beginilah keluarga kami, panjang dan licin. Namaku Nakular. Kamu siapa? Kenapa badanmu bulat begitu, dan, eh, kamu kok tidak punya ekor?”
“Namaku Nakodok. Memang beginilah keluarga kami, perut buncit, punggung besar, dan tidak punya ekor. Lucu yah?” jawab Nakodok.
Setelah saling sapa, mereka pun dengan cepat menjadi kawan yang kompak dan akhirnya bersahabat. Sebagai sahabat baru, mereka larut dalam kegembiraan dan bermain sepanjang hari. Saking asyiknya, mereka tidak sadar sudah berada jauh dari rumah.
Hari berangsur petang. Orangtua Nakular dan Nakodok mulai cemas karena tidak biasanya anak mereka pulang sesore ini. Mereka mencari ke tempat-tempat dimana anak mereka biasa bermain, namun tidak ketemu.
Menjelang malam, Nakodok kembali, dan amarah sang Ibu langsung menyambutnya. “Kamu dari mana seharian, hah! Tahu nggak, kami sudah mencarimu ke mana-mana?”
Nakodok yang masih diliputi keceriaan bercerita dengan antusias. “Oh, hari ini aku ketemu teman baru. Namanya Nakular. Dia lucu sekali. Badannya panjang, meliuk-liuk, bisa berdiri seperti per, dan dia juga bisa melingkari tubuhku, geli tapi enak.”
Tetapi reaksi yang didapat Nakodok sungguh di luar dugaan. “Gila lu, kamu hampir mencelakakan dirimu! Tahukah kamu siapa mereka? Mereka adalah keluarga ular. Mereka itu pemakan kodok, tahu? Untung dia masih kecil kamu tidak dimakannya. Coba kalau ketemu bapaknya atau ibunya, kamu pasti sudah ditelan. Mereka dan kita musuh bebuyutan, dari zaman dulu ampai kiamat. Jadi, mulai besok kamu tidak boleh bermai- main ke sana lagi, ya!”
Nakodok hanya bisa terkejut dan menangis. Tidak pernah dia mengira bahwa persahabatan sehari mendatangkan amarah yang luarbiasa.
Di tempat lain, Nakular yang baru tiba di rumah langsung dicerca ibunya. “Kamu dari mana, hah? Pergi sampai lupa waktu.”
“Oh… tadi aku bermain-main, Ma. Aku dapat teman baru, namanya Nakodok. Dia lucu sekali. Badannya bulat, perutnya buncit, matanya besar dan bening. Tadi aku naik ke punggungnya, licin dan geli karena lendirnyabanyak. Asyik deh. Besok aku sudah janjian mau main bersama lagi.”
“Gila kamu! Tahukah kamu bermain dengan siapa?”amarah sang ibu menggagetkan Nakular. “Dia adalah keluarga kodok, tahu, mereka itu makhluk jelek yang ditakdirkan untuk makanan kita. Mau ditaruh dimana martabat keluarga kita seandainya ada yang melihat kamu bermain dengannya? Mulai besok, kamu tidak boleh bermain-main dengan dia!”
Sejak itu Nakular dan Nakodok tidak pernah bermain lagi. Kalaupun kebetulan saling melihat dari jauh, mereka memalingkan muka dan menjauh dari sahabat yang pernah akrab sehari.
*****
Permusuhan dan pertentangan antara satu pihak dengan pihak lain sering kali merupakan warisan turun-temurun. Namun, jauh di lubuk hati setiap makhluk, sesungguhnya ada panggilan hati untuk saling berkawan akrab. Perasaan itulah yang dialami Nakodok dan Nakular dalam cerita di atas.
Secara alamiah kita terpanggil oleh jiwa yang murni untuk mengulurkan tangan dan persahabatan kepada siapa saja. Melalui perkawanan dan persaudaraan niscaya pengalaman-pengalaman yang menyenangkan, menguntungkan, dan membawa sukses akan kita peroleh.
Sayang Nakular dan Nakodok tidak mendengarkan panggilan hati mereka untuk bersabahat. Mereka lebih menuruti pesan-pesan orang tua yang sesungguhnya mesti diperiksa dan dikaji lagi.
Marilah mengulurkan tangan dan hati yang tulus untuk berkawan dan bersahabat dengan siapa pun.
Rabu, 19 Januari 2011
ARTI SEBUAH KEHIDUPAN
Rabu, Januari 19, 2011
achoel
Arti Sebuah Kehidupan
Untuk apa kita hidup ?
Apakah hidup hanya untuk makan, minum dan bergaul dengan sesama aja ?
Apakah hidup hanya untuk mendapatkan materi dan pengakuan saja ?
apakah hidup hanya untuk mendapatkan cinta dan mencinta saja ?
Tapi izinkan aku memberikan sesuatu yang mungkin bisa jadi renungan kakak,teman,sahabat,adik,ibu2,bapak2...semuanya deh
Sedikit iklan dulu mau lewat....
APA SIH ARTI KEHIDUPAN INI....?
" hidup itu adalah untuk mati....."
Mati hakekat adalah awal dari pengenalan kita terhadap yang maha hidup,
Hidup adalah sebuah sandiwara yang mana kita adalah hanya sebuah wayang yang digerakkan oleh sang dalang, terserah dalang mau memerankan kita seperti apa.
Hidup itu sebuah skenario yang telah ditakdirkan buat kita.sejak kita lahir dari alam rahim ke alam dunia ini. kita bisa hidup karena ada yang menggerakkan, karena ada pinjaman dan titipan segala sifat dan perbuatan sang maha hidup.tanpa dia kita tidak berdaya sedikitpun.
Hidup memang untuk sebuah kematian.kematian yang membawa kita pada kekekalan.kematian yang membuat kita tahu untuk apa kita hidup.
Renungkanlah mudah-mudahan dengan perenungan dan niat yang tulus dapat membawa kebaikan.




